Balada Titus Bonai


Tibo bersama Ramadhan Pohan (foto uploaded by Riza.Fahdli @kaskus.us)

Bergabungnya Titus Bonai untuk mengikuti TC Timnas di Yogyakarta membuat pihak Persipura seakan kebakaran jenggot. Betapa tidak, Tibo, yang diklaim pergi ke Jakarta untuk berobat, tiba-tiba nongol di tempat TC Timnas.

Persipura seakan tak rela Tibo dibiarkan bergabung ke timnas PSSI. Sekretaris Umum Persipura, Thamrin Sagala mengungkapkan pihaknya akan menggugat PSSI. Menurut Thamrin, langkah PSSI merekrut Tibo adalah langkah yang serampangan.

“Tibo itu masih terikat kontrak dengan Persipura. kalau mereka (PSSI) tahu aturan tidak mungkin melakukan itu,” ujar Thamrin kepada INILAH.COM, Rabu (9/5/2012).

Persoalan kontrak tersebut, tegas Thamrin, bisa jadi masalah hukum, pasalnya Tibo hingga saat ini masih berstatus pemain Persipura yang berlaga di Liga Super Indonesia (ISL).

“Itu ada persoalan hukumnya. Persipura nggak mungkin diam. Nggak bisa dibiarkan,” tandasnyaThamrin.

Seakan tak puas dengan kesiapan menggugat PSSI, Persipura juga siap menjegal karir Tibo. “Klub mana yang mau makai dia lagi. Jangan melanggar etika, nggak akan panjang karirnya dia,” ujar Thamrin.

Jika benar Tibo masih terikat kontrak dengan Persipura, mengapa di awal April kemarin manajemen Persipura melansir berita tentang keluarnya Tibo?(http://bola.kompas.com/read/2012/04/09/11211523/Titus.Bonai.Resmi.Tinggalkan.Persipura). Beberapa saat setelah berita tersebut, situs Persipura sempat menghilangkan Tibo dari susunan daftar pemain. Dan ketika berita Tibo masuk timnas, iseng-iseng saya tengok lagi situs Persipura, ternyata nama Tibo sudah dikembalikan lagi ke tempatnya.

Adalah hal yang paling aneh jika niat Persipura menggugat PSSI benar dilanjutkan. Masalahnya, PSSI bukan klub. Jika Tibo bermain untuk klub lain, sementara dia masih terikat kontrak dengan Persipura, pihak Persipura bisa menggugat sang pemain dan klub tersebut. Lain halnya jika sang pemain memilih untuk memperkuat timnas negaranya. Pemanggilan seorang pemain untuk memperkuat timnas adalah hak dari federasi. Meski jika pemanggilan itu bukan untuk pertandingan di agenda resmi FIFA, pihak klub boleh mengajukan keberatan dan menolak mengijinkan sang pemain.

Dalam regulasi FIFA, saya belum menemukan petunjuk apabila si pemain memilih memperkuat timnas tanpa ijin klub, apakah bisa klub tersebut menggugat federasinya. Dalam kasus-kasus biasa, misal si pemain mangkir dari klub tanpa kejelasan, atau tidak mentaati aturan internal klub, maka pihak klub yang akan menghukum/memberikan sanksi pada si pemain. Hukuman atau denda yang beragam, mulai pemotongan gaji, memarkir pemain di bangku cadangan, hingga menjual/melepas pemain.

Kalau memang Tibo dianggap bersalah oleh Persipura, adalah hak Persipura untuk menghukum Tibo. Bukannya menuntut PSSI. Jika benar Persipura menggugat PSSI, kemanakah gugatan itu akan dilayangkan? Ke FIFA atau ke CAS? Dan, sekali lagi jika benar Persipura berani akan menggugat PSSI, maka akan semakin jelas kabar burung yang menyebutkan bahwa pemain ISL memang terbelenggu mafia sepakbola.

sumber : http://olahraga.kompasiana.com/bola/2012/05/09/balada-titus-bonai/

Perihal ighoen
jadikan hidup lebih bermanfaat menuju akhirat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: