Manfaat Bee Jelly, Antioksidan Baik Hingga Turunkan Kolesterol

Ilustrasi: Bee jelly atau royal jelly merupakan cairan pekat seperti krim berwarna putih susu, berbau tajam, dan memiliki rasa asam dan pahit. Bee jelly diproduksi khusus oleh lebah pekerja dewasa dari bagian tubuhnya melalui proses metabolisme. (foto: infogres)

Ilustrasi: Bee jelly atau royal jelly merupakan cairan pekat seperti krim berwarna putih susu, berbau tajam, dan memiliki rasa asam dan pahit. Bee jelly diproduksi khusus oleh lebah pekerja dewasa dari bagian tubuhnya melalui proses metabolisme. (foto: infogres)

Bee jelly atau royal jelly merupakan cairan pekat seperti krim berwarna putih susu, berbau tajam, dan memiliki rasa asam dan pahit. Bee jelly diproduksi khusus oleh lebah pekerja dewasa dari bagian tubuhnya melalui proses metabolisme.

Di dalam sarang lebah, bee jelly digunakan sebagai makanan semua larva yang ada di dalam sarang selama tiga hari. Selanjutnya hanya larva yang akan menjadi ratu yang terus diberi bee jelly sepanjang hidupnya. Oleh karena itu, ratu lebah berusia lebih panjang dibandingkan dengan lebah biasa.

Bee jelly mengandung air, protein (yang terdiri dari 17 jenis asam amino essensial dan non essensial), karbohidrat (fruktosa dan glukosa), dan lemak (asam lemak jenuh dan tidak jenuh). Bee jelly kaya akan vitamin A, vitamin C, vitamin D, vitamin E, vitamin K, dan vitamin B kompleks. Bee jelly juga mengandung kolagen (protein yang penting untuk kesehatan dan pertumbuhan jaringan, kulit, kuku, rambut, tulang, dan otot).

Bee jelly dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Bee jelly berfungsi sebagai antioksidan, mencegah proses penuaan dan kanker, mencegah kerusakan kulit yang disebabkan oleh bahan kimia dan sinar matahari.

Bee jelly mudah rusak, oleh karena itu harus selalu disimpan dalam keadaan beku. Bee jelly digunakan sebagai suplemen makanan dan mencegah penyakit. Bee jelly cukup dikonsumsi sebanyak 1 hingga 2 gram sehari. Sedangkan untuk konsumsi bee jelly untuk pengobatan terhadap berbagai penyakit, Anda dapat meningkatkan komsumsinya sebanyak 4 hingga 7 gram dalam sehari.

Begitu juga dengan kesehatan rambut. Diet yang tidak seimbang membuat rambut menjadi tipis dan kusam. Hal ini karena Anda kekurangan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda perlu mengonsumsi suplemen atau herbal pertumbuhan rambut. Suplemen apa sajakah yang diperlukan? Berikut uraiannya untuk Anda.

Vitamin B. Vitamin yang dikenal juga dengan nama asam pantotenat ini membantu pertumbuhan rambut dan menunda perubahan warna rambut.

Royal jelly. Produk alami dari lebah ini kaya akan asam pantotenat, yang sangat baik untuk pertumbuhan rambut. Royal jelly sangat kaya akan asam amino, hormon-hormon, vitamin B alami (B1,B2,B3,B5,B6,B12), niacin, biotin, asam panthotenat, asam folat, vitamin C. Royal jelly juga mengandung sejumlah mineral seperti nitrogen, phosphor, belerang, besi, mangan, nikel, cobalt, selenium, emas, khrom, ismuth. Pendeknya kandungan royal jelly adalah 12% protein, 14% karbonhidrat dan 5% lipid.

Biotin. Biotin merupakan suplemen yang baik untuk mencegah rambur rontok dan membantu pertumbuhan rambut. Biotin merupakan vitamin yang larut dalam air. Vitamin satu ini membantu metabolisme karbohidrat, protein serta lemak, dan merupakan komponen dari berbagai enzim.

Anda bisa menemukan biotin dalam jumlah kecil di dalam makanan seperti telur, keju, sapi, hati, ayam dan kacang-kacangan. Akan tetapi, akan lebih mudah mengukur jumlah asupan dengan menggunakan suplemen. Anda dianjurkan untuk mengonsumsi 30 hingga 100 mcg. Dosis ini dinyatakan efektif mencegah rambut rontok dan tidak menimbulkan efek samping.

Seng. Seng merupakan mineral yang penting untuk pertumbuhan rambut. Mineral ini disintesis di dalam tubuh. Akan tetapi, Anda bisa menggunakan suplemen jika mengalami defisiensi. Seng sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang dan hanya sebagai tambahan dari diet. Dosis maksimum yang diijinkan adalah 100 mg per hari. Ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosis yang tepat.

Saw palmetto. Untuk mengatasi masalah penipisan rambut, carilah produk yang berfungsi mengurangi dihydrotestosterone (DHT). Folikel rambut akan mulai menyusut jika kadar DHT meningkat. Anda bisa menurunkan kadar DHT dengan mengonsumsi saw palmetto. Herbal satu ini bekerja dengan menghambat 5 alpha-reductase enzymes dan mencegah penipisan atau kerontokan rambut.

Beta-Sitosterol merupakan herbal yang juga banyak digunakan untuk mengatasi masalah rambut rontok. Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa beta-sitosterol bahkan lebih kuat dibandingkan saw palmetto.

Show wu merupakan suplemen herbal China yang telah lama digunakan untuk mengatasi rambut rontok. Menurut sistem pengobatan tradisional China , suplemen show wu membantu menutrisi hati, ginjal dan darah. Sistem pengobatan China meyakini bahwa kondisi rambut merupakan indikasi sistem internal tubuh. Gangguan pada ginjal atau hati cenderung memicu rambut rontok dan pemutihan rambut dini. Kondisi ini bisa diperbaiki dengan menambah nutrisi yang penting untuk meremajakan ginjal dan hati. (suaramedia)

Perihal ighoen
jadikan hidup lebih bermanfaat menuju akhirat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: